Iklan

UPDATE, Bukan Nakut-nakutin! Palestina-Israel Gencatan Senjata, Semoga Firasat MUI Tak Sampai Terjadi

ADMIN
Selasa, 25 Mei 2021, 18.20 WIB Last Updated 2021-05-25T11:20:14Z

Kompaz Indonesia - Di lansir dari Wartaekonomi.co.id Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengaku kabar gencatan senjata antara Palestina dan Israel merupakan kabar baik.

Namun, ia mempunyai firasat bahwa negara zionis tersebut tidak benar-benar menghentikan gempurannya ke wilayah Palestina.


“Saya tidak percaya Israel akan benar-benar berhenti untuk mencaplok dan merampas tanah serta menjajah rakyat dan bangsa Palestina,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/5/2021) kemarin.


Lanjutnya, atas fakta dan sejarah, ia meminta kepada semua pihak untuk tidak terlalu percaya dengan Israel yang saat ini tengah memainkan siasat genjatan senjata.


Sambungnya, ia mengatakan gencatan senjata Israel-Palestina ini sebagai kabar baik.


“Karena itu berarti tidak akan ada lagi pertumpahan darah di wilayah tersebut,” ungkapnya.


Namun, ia kembali mengatakan bahwa Israel adalah negara yang tidak bisa dipercaya.


“Tapi saya tidak percaya,” tandasnya.


Untuk diketahui, Israel-Palestina akhirnya mencapai kata sepakat untuk melakukan gencatan senjata pada 21 Mei.


Genjatan senjata diberlakukan pada Jumat pukul 02.00 dini hari waktu setempat.


Sampai dengan 11 hari bombardir Israel, Palestina melaporkan setidaknya 232 warga sipil meninggal dunia, termasuk 65 anak-anak.


Sedangkan dari pihak Israel melaporkan 12 orang warganya tewas, termasuk dua anak-anak.


Sementara itu, gencatan senjata antara Israel dan Hamas, faksi politik Palestina di Jalur Gaza disebut oleh sejumlah pakar bukanlah tanda perdamaian abadi. Dilansir 9News, hal ini kemungkinan hanya sekadar menghentikan perang sementara dan dapat kembali meledak kapan sana.


Selama 11 hari pertempuran di Jalur Gaza, Israel melancarkan ratusan serangan udara atas apa yang disebut sebagai upaya menargetkan pejuang Hamas. Sementara itu, Hamas menembakkan sekitar 4.000 roket ke arah Israel.


Di Jalur Gaza, banyak warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak harus kehilangan nyawa akibat serangan udara Israel. Gencatan senjata tercapai setelah mediator dari Mesir mengadakan pembicaraan untuk memperkuat penghentian kekerasan antara dua pihak yang berkonflik.  


Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Komentar

Tampilkan